
malam ini kian pasrah mengatur langkah
ku cuci deraian luka dengan tangan berdarah
masa kepercayaan dalam diri
bukan saja perhitungan kini.
menunda cinta yang tak pernah terungkap
mengundur terus bukan menyerah
dan tidurku terus diselimut
berdoa tanah terus berpasir. lautan masih berombak.
masih berjaga, tak apa-apa
cuma seketika aku terlihat bayangan
detik yang telah ku tempuh!
lalu ku lari mencari siang
sambil mengutip sajakku yang keciciran
tak mahu ku tunggu hingga tersesat jalan
cuma ingin meraih kehidupan yang masih terpendam!
210409
1241am
seremban